-->

Puisi Umbu Landu Paranggi - Ibunda Tercinta

 

PuisiUmbu Landu Paranggi - Ibunda Tercinta


Perempuan tua itu senantiasa bernama:

Duka derita dan senyum yang abadi

Tertulis dan terbaca, jelas kata-kata puisi

Dari ujung ranbut sampai telapak kakinya

Perempuan tua itu sentiasa bernama:

Korban, terima kasih, restu dan ampunan

Dengan tulus setia telah melahirkan

Berpuluh lakon, nasib dan sejarah manusia

Perempuan tua itu senantiasa bernama:

Cinta kasih sayang, tiga patah kata purba

Di atas pundaknya setiap anak tegak berdiri

Menjangkau bintang-bintang dangan hatinya dan janjinya.


1965

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel